JAKARTA – Upaya untuk meningkatkan produksi LPG terus dilakukan salah satunya dengan menambah pabrik pembuatan LPG dengan memanfaatkan potensi gas dengan kandungan C3 dan C4 lebih baik. Salah satunya adalah pembangunan di di Jambi sebagai pengganti pabrik LPG yang ada di Jawa Timur.
Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), mengungkapkan produksi gas di blok West Madura Offshore terus menurun sehingga produksi LPG juga ikut berdampak. Untuk itu pemerintah memutuskan untuk mempercepat pembangunan pabrik LPG yang wilayah Jambi atau dekat dengan sumber gas dari blok Jambi Merang.
“Pertimbangan Pemindahan Pabrik LPG dari Jatim ke Jambi mengingat Sumber C3/C4 dari lapangan Pertamina WMO akan segera habis dalam kurun waktu 2-3 thn kedepan dan untuk memanfaatkan asset yg ada jgn sampai idle dan dalam rangka effisiensi dan percepatan produksi LPG di dalam negeri yg sangat dibutuhkan oleh Masyarakat,” jelas Djoko kepada Dunia Energi, Rabu (11/3).
Selain di Jambi segera dibangun juga pabrik LPG di Sulawesi dengan sumber pasokan berasal dari lapangan JOB Tomori. Kedua pabrik tersebut ditargetkan akan onstream tahun depan 2027 total LPG dan Kondensate kurang lebih sekitar 3.000 bopd.
“Untuk itu maka Kami sangat memerlukan bantuan Pak Menteri, Pak Wamen & Dirut Pertamina untuk disegerakan keputusan membangun dua Pabrik LPG tersebut, mengingat juga kondisi perang timur tengah yang sulit mendapatkan harga LPG impor yang terjangkau,” ungkap Djoko. (RI)



Komentar Terbaru