JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengungkapkan proyek proyek migas tahun ini bisa onstream pada semester 1 tahun ini. Pengembangan proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan diharapkan mampu menambah serta mempertahankan kapasitas produksi migas nasional.

Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, mengungkapkan beberapa lapangan migas akan diresmikan oleh Menteri ESDM pasca lebaran nanti. Ini menunjukkan tingginya keberhasilan kegiatan hulu migas di Indonesia.

“Antara lain Lapangan Sisi Nubi AOI PHM dengan produksi gas 120 MMscfd, O-OOX PHE ONWJ dengan produsi 3.000 bopd; Lapangan Gas Wain 6 MMscfd dan Tomori Selatan 2.800 bopd, gas 120 MMscfd,” kata Djoko kepada Dunia Energi, Selasa (10/3).

Selanjutnya ada juga akan diresmikan EOR Minas dengan hasil produksi minyak 1.200 bopd, Medco grisik 118 MMscfd. Ada juga Lapangan Sidingin 325 bopd.

EMP Bentu 20 MMscfd kondensat 90 MMscfd; Puspa Aari Pertamina 1.000 bopd, ENI Lapangan Maha 100 MMscd. “Sehingga Total minyak +kondensat+LGL/LPG adalah 21.500 bopd dan Gas 550 MMscfd,” ungkap Djoko.

Pengembangan proyek-proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan energi nasional serta menjaga keberlanjutan produksi migas Indonesia. Beberapa proyek tersebut juga berpotensi untuk diresmikan oleh Presiden setelah mulai beroperasi. (RI)