JAKARTA – PT Pertamina (Persero) akhirnya memiliki subholding baru yang mengelola bisnis downstream dan midstream  setelah menggabungkan tiga subholding sekaligus. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dimerger menjadi bagian dari PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Selain itu, terdapat  spin off sebagian unit bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS) yang dialihkan menjadi bagian dari PPN. Kini, PPN juga resmi menyandang status baru sebagai Subholding Downstream Pertamina.

Pada Rabu (4/2),  juga dikukuhkan para direksi dan komisaris PPN. Mars Ega Legowo Putra masih dipercaya pemegang saham untuk memimpin PPN. Namun, terjadi penggantian dari sisi wakil dirut yang kini diisi oleh Taufik Aditiyawarman yang sebelumnya merupakan Direktur Utama PT KPI.

Menurut sumber dari Kementerian ESDM, berikut susunan direksi Subholding Upstream Downstream Pertamina:

1. Direktur Utama : Mars Ega Legowo Putra
2. Wakil Direktur Utama: Taufik Aditiyawarman
3. Direktur Transformasi, Digitalisasi, & Sustainability : Tenny Elfrida
4. Direktur Penunjang Bisnis : Putut Andriatno
5. Direktur Sumber Daya Manusia : Dewi Kurnia Salwa
6. Direktur Optimasi Hilir & Distribusi : Hari Purnomo
7. Direktur Kelembagaan & Kepatuhan : Kadek Ambara Jaya
8. Direktur Armada Logistik : Arif Yunianto
9. Direktur Perencanaan & Pertumbuhan Bisnis : Joko Pranoto
10. Direktur Operasi Kilang : Didik Bahagia
11. Direktur Niaga : Erwin Suryadi
12. Direktur Pemasaran Retail : Eko Ricky Susanto
13. Direktur Pemasaran Korporat : Alimuddin Baso
14. Direktur Infrastruktur, Proyek, & Asset Integrity : Setyo Pitoyo
15. Direktur Manajemen Risiko : Rahman Pramono Wibowo
16. Direktur Keuangan : Bagus Agung Rahadiansyah

Selain jajaran direksi, pemegang saham juga mengukuhkan susunan komisaris baru PPN. Untuk komisaris utama ditunjuk Mayjen (Purn) Sabar Yudo Suroso, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer TNI Angkatan Darat 2007-2010. Dia diketahui pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Ketua Umum Organisasi Masyarakat Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih (IGMP). Organisasi tersebut  merupakan salah satu organisasi sayap pendukung Prabowo – Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024.

Berikut susunan Dewan Komisaris PPN yang baru:

1. Komisaris Utama : Sabar Yudo Suroso
2. Wakil Komisaris Utama : Agustina Arumsari
3. Komisaris : Bambang Suswantono
4. Komisaris : Ahmad Erani Yustika
5. Komisaris : Wanti Waranei Franky Mamahit
6. Komisaris : Panel Barus
7. Komisaris : Tina Talisa
8. Komisaris : Andy Rachmianto
9. Komisaris : Ardhy N Mokobombang
10. Komisaris Independen : Sudung Situmorang
11. Komisaris Independen : Siti Zahra Aghnia
12. Komisaris Independen : Prabunindya Revta Revolusi.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa pembentukan Subholding Downstream menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Asta Cita swasembada energi.

“Integrasi bisnis hilir berlaku per 1 Februari 2026 ini bukan sekadar perubahan organisasi, melainkan upaya penguatan fondasi untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru bangsa dalam penyediaan energi. Dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, kami memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Indonesia semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global,” kata Baron.(RI)