JAKARTA – Pertamina New and Renewable Energy (NRE) saat ini tengah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) offgrid berkapasitas 400 kilowatt (kWp) dan baterai 1 megawatt per jam (MWh) sebagai proyek percontohan di Pulau Sembur, Kepulauan Riau. Nantinya PLTS tersebut akan dikelola oleh Koperasi kelurahan Merah Putih (KKMP) Galang Baru.
Sebagai bagian dari program tanggung jawab dan sosial perusahaan, Pertamina NRE juga memberikan bantuan PLTS berkapasitas 3,8 kWp untuk masyarakat kelurahan Galang Baru yang tinggal di pulau yang hanya berjarak satu jam perjalanan kapal dari negara modern Singapura itu.
Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, menyampaikan bahwa inisiatif Pertamina NRE ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi bersih yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pertamina NRE percaya bahwa transisi energi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui pemanfaatan energi surya di Pulau Sembur, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat energi bersih yang berkelanjutan, sekaligus mendorong aktivitas sosial dan peningkatan ekonomi lokal,” ujar Rika, Kamis (8/1).
Pemanfaatan energi surya di Pulau Sembur menegaskan peran Pertamina NRE sebagai pengembang energi baru dan terbarukan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan proyek, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.
Listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan penentu ritme kehidupan, menyokong perekonomian masyarakat. Pulau Sembur yang telah berdiri dengan segala keterbatasannya, sebelumnya hidup puluhan tahun tanpa listrik.
PLTS bantuan dari Pertamina NRE berkapasitas 3,8 kWp tersebut dilengkapi baterai berkapasitas 5 kWh telah merubah semuanya. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masjid dan sekolah di Kelurahan Galang Baru. Kehadiran PLTS tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses energi sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk kegiatan ibadah dan proses belajar mengajar.
Dukungan Pertamina NRE tidak berhenti di darat. Kehidupan masyarakat Pulau Sembur yang sebagian besar bergantung pada sektor perikanan turut menjadi perhatian. Sebanyak 20 unit PLTS berkapasitas masing-masing 150 Watt dipasang pada 20 kapal nelayan untuk mendukung penerangan saat melaut di malam hari. Dengan pencahayaan yang lebih andal, para nelayan kini dapat bekerja dengan lebih aman dan efisien, terutama saat berlayar pada malam hingga dini hari.
Apresiasi atas bantuan ini disampaikan oleh Abu, Ketua RW Pulau Sembur yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. Menurut Abu, kehadiran Pertamina NRE membawa perubahan nyata bagi kehidupan warga.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Pertamina NRE. Listrik tenaga surya ini sangat membantu masjid, sekolah, dan nelayan kami. Anak-anak juga senang menerima perlengkapan sekolah. Semoga bantuan ini membawa kebaikan dan kemajuan bagi Pulau Sembur ke depannya,” ungkap Abu.
Perhatian terhadap masa depan generasi muda juga menjadi bagian dari program ini. Pertamina NRE menyalurkan paket kebutuhan sekolah bagi seluruh anak-anak tingkat TK dan SD di Pulau Sembur. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak-anak di pulau tersebut.(AT)





Komentar Terbaru