JAKARTA — Lomba debat antar mahasiswa sektor energi yang diselenggarakan oleh Dunia Energi sukses digelar dengan menghadirkan puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ajang ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus memperdalam pemahaman terhadap isu-isu energi nasional.

Para peserta menunjukkan performa yang kompetitif dengan argumentasi yang tajam, berbasis data, serta relevan dengan tema debat tahun ini yakni Mengejar Swasembada Energi yang tentu saja memiliki tantangan besar mulai dari ketahanan energi, transisi energi, hingga pengelolaan sumber daya migas dan energi baru terbarukan (EBT) sampai keberlanjutan dalam hilirisasi sumber daya alam.

Hidayat Tantan, CEO Visi Dunia Energi mengapresiasi kualitas para peserta yang dinilai semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ia menilai, generasi muda saat ini memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap dinamika sektor energi.

“Kami melihat kualitas peserta debat tahun ini sangat baik. Argumentasi yang disampaikan tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga didukung oleh data dan pemahaman terhadap kondisi riil sektor energi Indonesia. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita semakin siap untuk berkontribusi dalam pembangunan energi nasional,” ujar Tantan, Rabu (8/4).

Selanjutnya perhelatan debat mahasiswa melangkah ke tahap babak empat besar yang akan diselenggarakan di Graha Elnusa pada 14 April 2026.

Keempat tim akan memperebutkan predikat juara I, II dan Juara III bersama dengan hadiah puluhan juta rupiah. Empat tim yang akan berlaga di babak empat besar terdiri dari :

  1. Energreen – Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung)
  2. Tri Rahayu – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  3. Vyatra Doea – PEM Akamigas (Cepu)
  4. Avatar Re-Earth – Universitas Padjadjaran (Bandung)

Tantan menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa minat mahasiswa terhadap sektor energi terus tumbuh, seiring dengan meningkatnya kompleksitas tantangan global seperti transisi energi dan isu keberlanjutan.

Selain itu, Tantan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari sponsor, mitra, hingga panitia yang telah bekerja keras memastikan acara berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung acara yang telah berkontribusi dalam menyukseskan lomba debat ini. Dukungan ini sangat penting untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis dan peduli terhadap masa depan energi Indonesia,” katanya.

Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. Menurutnya, keikutsertaan para mahasiswa dalam ajang ini menjadi langkah awal dalam membangun kapasitas kepemimpinan di sektor energi.

Lomba debat ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu menjembatani dunia akademik dengan isu-isu strategis di sektor energi, sekaligus mencetak talenta muda yang siap menghadapi tantangan energi di masa depan.