SEMARANG – PT Geo Dipa Energi (Persero) mendapatkan dukungan lintas sektor dalam pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2. Hal ini disampaikan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Edy Winarko, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dan Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, dalam Sosialisasi Proyek PLTP Dieng Unit 2 di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Semarang, Selasa (10/2).
Edy mengatakan pembangunan PLTP Dieng 2 merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam rangka memperkuat ketahanan energi serta mendukung agenda transisi energi menuju pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Namun demikian, sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan ini tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memiliki dimensi tata kelola, hukum, sosial, dan lingkungan yang kompleks.
“Oleh karena itu, pelaksanaannya memerlukan koordinasi lintas sektor, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengendalian risiko yang komprehensif dan terukur,” ujarnya.
Menurutnya pengamanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bersifat preventif dan kolaboratif. Keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari selesainya konstruksi fisik pembangkit, tetapi juga dari terbangunnya kepastian hukum, stabilitas sosial, serta kepercayaan publik. Oleh karena itu, sinergi antara GeoDipa, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama.
“Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah berkomitmen menjalankan fungsi pengamanan pembangunan strategis secara profesional, objektif, dan proporsional dalam koridor kewenangan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, juga menyampaikan dukungan terhadap proyek PLTP Dieng 2. Ia menyatakan kesiapan untuk senantiasa berkoordinasi untuk mendukung pengembangan energi panas bumi sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan energi nasional dan transisi energi bersih yang berkelanjutan.
“Adanya proyek berimplikasi pada kemajuan perekonomian di Kabupaten Wonosobo,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, mengatakan bahwa keberadaan Geo Dipa telah memberikan manfaat, baik bagi Kabupaten Banjarnegara, maupun bagi masyarakat. Selain itu, menurutnya dengan potensi panas bumi yang melimpah di Dataran Tinggi Dieng, dapat menjadi peluang untuk membangun wisata edukasi panas bumi untuk meningkatkan literasi masyarakat.
Direktur Utama Geo Dipa, Yudistian Yunis, menjelaskan bahwa sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan yang berperan dalam fiscal tools, pengembangan proyek PLTP Dieng Unit 2 dapat menjamin keberlanjutan dan keamanan energi serta peningkatan ekonomi.
“Dataran Tinggi Dieng memiliki nilai yang sangat strategis dalam penyediaan sumber energi hijau. Hal ini akan menambah peluang terbukanya green job, serta industri yang akan berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.(RA)





Komentar Terbaru