JAKARTA – PT Samindo Resources Tbk (MYOH) memasang target volume pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bcm dan target produksi batu bara milik klien 4,5 juta ton sepanjang 2026. Pada tahun lalu, overburden removal diestimasi mencapai 32 juta bcm.

Untuk memastikan target bisa dicapai, Samindo mengedepankan strategi “Work Engagement Organization” yang berorientasi pada kinerja guna memastikan setiap entitas anak beroperasi dengan keandalan maksimal di tengah dinamika industri pertambangan.

Ahmad Zaki Natsir, Corporate Secretary Samindo Resources, mengatakan perseroan memaksimalkan efisiensi melalui manajemen biaya dan standar keselamatan yang ketat atas armada alat berat yang ada. “Keberhasilan dari langkah optimalisasi ini terefleksi pada realisasi kinerja bulan Januari 2026 yang bergerak positif dan melampaui proyeksi awal. Bahkan, disaat curah hujan yang cukup tinggi,” kata Ahmad Zaki disela acara buka puasa bersama media di Jakarta, Selasa (24/2).

Pada Januari 2026, Samindo mencatat volume overburden removal sebesar 3,1 juta bcm, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 2,8 juta bcm. Kinerja solid juga dibukukan pada produksi batu bara milik klien yang mencapai 519 ribu ton dari target awal 490 ribu ton.

Secara keseluruhan, capaian pada bulan pertama ini telah merepresentasikan sekitar 9% hingga 12% dari total target setahun penuh untuk segmen-segmen utama produksi, memberikan pijakan fundamental yang sangat kuat bagi Samindo.

Menurut Zaky, realisasi operasional Januari yang secara konsisten melampaui ekspektasi ini merupakan indikator nyata dari efektivitas sistem kerja berbasis kinerja yang kami terapkan di lapangan. “Momentum positif yang berhasil kita amankan di awal tahun ini tidak hanya memperkuat keyakinan manajemen untuk mencapai target tahun 2026 secara menyeluruh, tetapi juga memperkokoh posisi Samindo Resources sebagai mitra strategis yang tangguh dan dapat diandalkan,” kata dia.

Samindo Resources adalah perusahaan investment holding dengan fokus utama pada penyediaan jasa pertambangan batu bara. Kegiatan jasa pertambangan tersebut dijalankan lima anak perusahaan, yaitu PT SIMS Jaya Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, PT Samindo Utama Kaltim, PT Mintec Abadi, dan PT Transkon Jaya Tbk. Klien utama Samindo adalah Kideco Jaya Agung.(AT)