JAKARTA — Dunia Energi salah satu media sektor energi yang cukup lama berkiprah di tanah air merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-14 pada hari ini. Selama lebih dari satu dekade, portal berita yang fokus pada sektor energi tersebut dinilai mampu bertahan di tengah berbagai disrupsi, baik di industri energi maupun di dunia media yang semakin kompetitif.

Didirikan di bawah naungan PT Visi Dunia Energi, Dunia Energi terus berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu sumber informasi terpercaya bagi pelaku industri energi di Indonesia.

Hidayat Tantan, CEO PT Visi Dunia Energi, mengatakan perjalanan 14 tahun Dunia Energi tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan di sektor energi nasional.

“Empat belas tahun bukan perjalanan yang singkat. Dunia Energi mampu bertahan di tengah berbagai disrupsi dan perubahan besar baik di sektor energi maupun di industri media. Kami optimistis ke depan Dunia Energi akan terus berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder sektor energi di Tanah Air,” ujar Tantan, Jumat (6/3).

Menurutnya, dinamika transisi energi, perkembangan teknologi, hingga perubahan pola konsumsi media menjadi tantangan tersendiri bagi media yang fokus pada sektor energi.

Meski demikian, Tantan menegaskan bahwa Dunia Energi akan terus berupaya menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan bagi para pembaca dari kalangan industri, pemerintah, akademisi, hingga masyarakat umum.

Perayaan HUT ke-14 Dunia Energi tahun ini juga dimeriahkan dengan penyelenggaraan lomba debat mahasiswa sektor energi yang merupakan salah satu kompetisi terbesar bagi mahasiswa di sektor energi.

Kompetisi ini mendapat sambutan luas dari kalangan akademisi. Hingga saat ini tercatat lebih dari 50 tim dari puluhan universitas di berbagai daerah di Indonesia telah mendaftar sebagai peserta. Tahap seleksi peserta masih berlangsung dan rencananya babak penyisihan akan dimulai pada April 2026.

Lili Hermawan, Pemimpin Redaksi Dunia Energi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dunia Energi untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam diskursus sektor energi.

“Melalui lomba debat mahasiswa ini kami ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembahasan isu-isu strategis di sektor energi. Dunia Energi ingin menjadi platform yang tidak hanya menyajikan berita, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan dan pemikiran baru,” kata Lili.

Ia menambahkan, di tengah persaingan media yang semakin ketat, Dunia Energi terus memperkuat kapasitas redaksi serta kualitas pemberitaan agar tetap relevan dengan kebutuhan pembaca. Dengan berbagai inisiatif tersebut, Dunia Energi berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkaya diskursus publik mengenai sektor energi sekaligus memperkuat ekosistem informasi energi di Indonesia.

“Ke depan kami ingin menjadikan Dunia Energi sebagai portal berita sektor energi yang semakin kompeten, kredibel, dan menjadi rujukan bagi berbagai pemangku kepentingan di industri energi nasional,” ujarnya.