JAKARTA – PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak perusahaan Subholding Commercial & Trading Pertamina, yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri baik secara domestik dan internasional terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian target sektor hulu migas nasional yakni produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030 dengan menyediakan pelumas dan chemicals berkualitas untuk kegiatan operasional.

Pada kesempatan Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) 2022 yang digelar pada 27 – 28 Juli 2022 lalu, PTPL menyuguhkan beragam produk-produk pelumas industri dan chemicals berkualitas tinggi yang digunakan untuk mendukung sektor hulu migas.

Sektor migas memiliki peran penting sebagai sumber energi bahan baku industri dan penerimaan negara. Melalui pengembangan kapasitas nasional, industri hulu migas terus mengupayakan efisiensi yang akan berdampak terhadap penerimaan negara.

PTPL hadir dengan beragam produk-produk pelumas Pertamina dan chemicals yang digunakan pada equipment atau mesin-mesin di proses hulu migas yang mampu mendukung kinerja opersional dan mendorong efisiensi dengan sistem pelumasan yang tepat. Produk Pelumas Pertamina seperti NG Lube, GC Lube, Masri, dan Turalik merupakan beberapa brand produk Pelumas unggulan untuk segmen ini. PTPL juga memberikan solusi diluar pelumasan dengan produk chemical specialties seperti demulsifier, pour point depressant, anti-foam dengan brand seperti Pertadem, Pertasurf, Pertaflow, Pertaguard, Pertafoam Suppressor dan Spreeze.

PTPL kini sudah bekerja sama dengan berbagai perusahaan hulu migas di Indonesia seperti PT Elnusa Tbk, PT Pertamina Hulu Energy, PT Badak NGL, Perta Arun Gas serta perusahaan oil and gas company lain seperti PT Medco E&P Indonesia Group, Premier Oil Natuna SEA BV, Luwe Hulu OnShore Supply Base, ConocoPhillips (Grissik) Ltd, Petrogas (Basini), Ltd, Donggi Senoro LNG dan masih banyak lagi.

Nugroho Setyo Utomo,VP Domestic Industry PTPL, mengatakan bahwa PTPL berkomitmen tinggi untuk menghadirkan produk yang dibutuhkan konsumen, khususnya kebutuhan akan produk chemical specialties yang memang aplikasi utamanya di industri migas di Indonesia. “Secara proses bisnis, chemicals specialties ini merupakan inovasi anak bangsa dengan bahan baku dari Kilang Pertamina dan di produksi oleh anak perusahaan Pertamina,” katanya, Rabu(3/8).

Salah satu produk chemical specialties yang mampu meningkatnya produktivitas, kualitas dan efisiensi lifting crude oil di sektor migas adalah Pertadem.

Pertadem adalah Produk Demulsifier (chemical pemecah emulsi minyak–air) yang berfungsi untuk membantu percepatan pemecahan emulsi minyak-air, sehingga minyak dapat mencapai tingkat kemurnian tertentu yaitu BS&W mas 0,5%. Pertadem memiliki kemampuan water dropping yang baik dalam proses pemisahan air dan minyak mentah, serta memiliki kemampuan water clearer yang baik sehingga air yang terpisah menjadi lebih jernih. Tak hanya itu, Pertadem mampu menurunkan kadungan garam pada minyak mentah.

Melalui kematangan inovasi serta riset dan pengembangan produk berkelas dunia, PTPL menjamin kualitas produk pelumas dan chemicals terbaik yang ditopang dengan ketahanan supply, harga yang competitive serta dukungan aftersales service yang lengkap.

Aftersales service mencangkup oil condition monitoring dan in house training kepada konsumen serta pemberian layanan teknikal terkait spesifikasi produk, tata cara pemakaian dan pemeliharaan sebelum dan sesudah penggunaan produk pada mesin/alat-alat, dan technical visit secara berkala oleh field engineer.

PTPL berkomitmen untuk menjadi partner bisnis yang mampu berkontribusi terhadap manajemen pelumasan yang tepat untuk mendukung kinerja dan performa operasional guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara berkelanjutan bagi konsumen.(RA)