JAKARTA – PT Pertamina (Persero) sebagai holding menetapkan PT Pertamina Power Indonesia (PPI) sebagai subholding yang bertanggung jawab penuh melakukan transisi bisnis perseroan. Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina, mengatakan akan langsung turun tangan mengawasi berbagai program dan proyek yang digarap PPI untuk memastikan transisi energi berjalan baik.

“Saya akan selalu kawal. Saya ingin memastikan ini berjalan, karena ini masa depan dan tanggung jawab kita,” kata Nicke, Rabu (3/3).

Salah satu proyek yang paling banyak dikerjasamakan PPI adalah proyek Pembangkit LIstrik Tenaga Surya (PLTS). Pertamina sebagai holding pun siap memberikan dukungan penuh agar program penyediaan fasilitas PLTS terwujud.

“Jika PPI membutuhkan support holding, kami berkomitmen untuk memberikan support yang diperlukan,” tegas Nicke.

Program PLTS merupakan program yang strategis bagi Pertamina Group. Penetrasi pasar kendaraan listrik yang sebelumnya diprediksi akan masuk 10-15 tahun mendatang, ternyata saat ini, kendaraan listrik sudah ada. “Adanya program PLTS, khususnya di SPBU Pertamina, maka Pertamina telah menjawab tantangan dilematis penyediaan energi untuk kendaraan listrik,” ungkap Nicke.

Mulyono, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, mengatakan pemasangan PLTS juga akan diterapkan di seluruh wilayah operasi dan saranan penunjang Pertamina Group.

“Sebagai wujud keseriusan kami di logistisk, pemasangan PLTS di instalasi Pertamina ini masuk dalam salah satu key performance indicator dari direktur logistik dan infrastruktur,” kata dia.

Pada 2021, PPI akan mengoptimalkan pembangunan PLTS di SPBU, terminal BBM, perkantoran dan fasilitas penunjang di beberapa wilayah Pertamina.

Berikut 11 proyek yang jadi prioritas dan portofolio perusahaan yang kini sedang dan akan dikerjakan :

1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Badak berkapasitas 1 Megawatt (MW) di PT Badak NGL pengelola kilang LNG Badak di Kalimantan Timur.

2. PLTS Badak berkapasitas 3 MW.

3.  Proyek IPP Jawa-1. Proyek yang mengintegrsikan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) berkapasitas 1.760 MW di wilayah Cilamaya, Karawang.

4. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dengan kapasitas sebesar 2,4 MW.

5. O&M PLTBg Kwala Sawit dan Pagar Merbau milik PTPN II.
Pekerjaan pengoperasian dan perawatan dua pembangkit biogas milik PTPN II

6.  Commercial Pilot EV di Bali

7. PLTS Atap
Pemasangan panel surya (PLTS Atap) di 63 titik SPBU dimana 37 diantaranya ada di wilayah Jakarta,Banten dan Jawa Barat sementara sisanya 11 titik SPBU di Jawa Tengah dan 15 SPBU di Jawa Timur.

8. PLTS BTP RU II Dumai
Dibangun di wilayah residensial RU II Dumai.

9. PLTS RU IV Cilacap
Dibangun untuk memasok kebutuhan kelistrikan di wilayah residensial RU IV Cilacap.

10. Gas Turbin Kasim
Memasok kebutuhan listrik di residensial RU VII Kasim.

11. PLTS Sei Mangkei
Dibangun untuk memasok kebutuhan listrik di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei.(RI)