JAKARTA – Proses Front-End Engineering Design (FEED) ganda atau Dual FEED untuk proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Maluku, telah rampung. Penyelesaian tahapan rekayasa awal tersebut mencakup fasilitas Onshore LNG (OLNG) dan Floating Production Storage and Offloading (FPSO).
Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengatakan setelah penyelesaian Dual FEED, pembahasan kini berlanjut pada rencana kerja dan anggaran atau Work Program and Budget (WP&B) 2027 dengan nilai lebih dari US$2 miliar.
“Dual FEED sudah selesai dengan baik, baik untuk OLNG maupun FPSO. Selanjutnya, sedang dibahas WP&B 2027 senilai lebih dari US$2 miliar,” kata Djoko dalam keterangannya, Senin (19/10.
Menurut Djoko, INPEX selaku operator proyek berencana mengumumkan penyelesaian Dual FEED tersebut pada 22 Oktober 2026.
Penyelesaian Dual FEED menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan pengembangan Lapangan Abadi, Blok Masela. Tahap ini mencakup pematangan desain teknis awal untuk dua komponen utama proyek, yakni fasilitas pengolahan gas alam cair di darat dan fasilitas produksi terapung di lepas pantai.
Rampungnya tahapan tersebut diharapkan mendukung kelanjutan persiapan proyek menuju tahap pengembangan berikutnya, termasuk pematangan rencana kerja, anggaran, serta persiapan pelaksanaan proyek.
Proyek Abadi Masela merupakan salah satu proyek strategis hulu migas nasional yang diharapkan dapat memperkuat pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan energi domestik sekaligus mendukung peningkatan produksi gas nasional





Komentar Terbaru