Dunia Energi Logo Minggu, 19 November 2017

Untuk Ketahanan Energi, Pertamina Kebut Bangun Pipa 746 km di Sumatera dan Jawa

JAKARTA – Untuk menjamin ketahanan energi di masa yang akan datang , PT Pertamina (persero) melalui anak perusahaaanya Pertagas sedang ngebut menyelesaikan pembangunan pipa gas di Sumatera dan Jawa. Jika ditotal, pemipaaan yang dikerjakan BUMN Energi ini mencapai 748 km. Yang terpanjang adalah pembangunan pipa jalur Arun-Belawan, sekitar 350 %. Commisioning ditargetkan pada Oktober 2014. “ Progressnya sekarang sekitar 80%,” ujar Eko Agus Sardjono, Direktur KOmersial dan Teknik Pertagas Niaga.
Jalur Pipa dengan diameter 24 inchi ini, kapasitasnya lumayan besar sekitar 300 mmscfd, bisa ditingkatkan menjadi 400 mmscfd jika menggunakan kompresor. Alokasi gas yang rencananya mulai disalurkan pada 2015 sebanyak 16 kargo, masing-masing 14 kargo dari Tangguh dan 4 kargo dari
Jalur pipa Arun Belawan akan mengangkut gas hasil regasifikasi Arun untuk memenuhi kebutuhan PLN (PLTGU Belawan) dan Industri di Aceh & Sumatera Utara. Bebeberapa waktu yang lalu, industri di Sumatera Utara dan Aceh berteriak kekurangan pasokan gas. “Diharapkan proyek ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Aceh dan Sumatera,” Eko menambahkan
Sementara di Jawa, yang terbesar adalah pemabangunan jalur pipa Gresik Semarang sepanjang 270 Km. Jalur in ini jadi penghubung infrastruktur gas dari Barat ke Timur pulau Jawa sehingga menjadi “energy hub” yang dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan jalur ini, gas bisa diiditribusikan secara merata di Jawa Tengah yang selama ini belum tersentuh pasokan gas. Proyek ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan BBM bersubsidi sebagai bahan bakar pembangkit listrik PLN yang terinterkoneksi di pulau Jawa. “Groundbreakingnya kita rencanakan akhir Juni 2014,” ujar Eko
Jalur pipa Gresik-Semarang akan mendapat alokasi excess gas dari Jawa Timur sebesar 30 mmscfd pada tahun 2016, serta dari PEP Cepu (Tiung Biru – Jambaran & Cendana), sebesar 100 mmscfd mulai tahun 2019, berdasarkan Surat Menteri ESDM tanggal 17 Maret 2014. Dengan diameter pipa 28 inchi, kapasitas maksimal mencapai 500 mmscfd.
Masih di Jawa, Pertamina juga sedangmenyelesaikan proyek karingan pipa gas Muara Karang– Muara Tawar- Tegalgede sejauh 70 km. Jalu pipa dengan diameter 24 inchi bisa dimanfaat sampai kapasitas maksimal sebesar 270 mmscfd, dengan jaminan alokasi gas dari Nudantara Regas dengan jumlah yang sama sesuai dengan surat Dirjen Migas tanggal 5 Februari 2013
Jainnya jalur Porong- Grati sepanjang 56 km dengan kapasitas 122 mmscfd. Pasokan gasnya sudah mendapat komitmen dari Santos sebesar 25 mmscfd, 40 mmscfd dari Husky, dan 100 mmscfd dari KEI. (HT/dunia-energi@yahoo.co.id

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)