Dunia Energi Logo Rabu, 15 Agustus 2018

Transformasi Digital Pengelolaan Energi Ciptakan Efisiensi

JAKARTA – Transformasi digital di pengelolaan energi diklaim merupakan solusi untuk efisiensi karena dalam 20 tahun ke depan diperkirakan konsumsi energi akan meningkat 1,5 kali lipat. Pada saat yang bersamaan harus dilakukan upaya untuk mengurangi setengah dari total emisi karbon dan melakukan efisiensi tiga kali lebih besar dari saat ini.

Luc Remont, Executive Vice President International Pte , Schneider Electric, mengatakan digitalisasi di Indonesia telah mengubah cara berbisnis dan berinteraksi dengan pelanggan. Serta menjadi agenda prioritas pemerintah Indonesia melalui program Making Indonesia 4.0 termasuk pengelolaan energi dan otomasi.

“Melalui digitalisasi, Indonesia diperkirakan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi hingga US$150 miliar per tahunnya pada 2025,” kata Luc di Jakarta, Rabu (18/4).

Xavier Denoly, Country President Indonesia Schneider Electric menambahkan Schneider menyadari era teknologi disruptif menuntut para pemangku kepentingan untuk berpikir dan bertindak dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Solusinya adalah visi dan gagasan yang berani untuk mengelola energi secara aman, andal, efisien, terhubung dan berkelanjutan.

“Dengan pengelolaan energi yang tepat akan berdampak langsung pada efisiensi biaya operasional dan memberikan nilai tambah dalam proses produksi,” kata Xavier.

Eco Struxure yang merupakan platform IOT-enabled, plug-and-play, arsitektur terbuka dari Schneider, diklaim memberikan solusi end to end dalam enam area domain yakni power, teknologi informasi, bangunan, mesin, labrik dan jaringan (Grid) untuk empat sektor pasar yaitu bangunan, pusat data, industri dan infrastruktur. Eco Struxure dinyatakan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis melalui efisiensi operasional dan pengurangan biaya energi hingga 60%, pengurangan biaya integrasi hingga 50% dan pengurangan hingga 30% biaya operasional.

“Dalam tiga tahun terakhir, hampir 50% proyek bangunan baru terhubung dengan Eco Struxure Building, 80% pelanggan pusat data kami dikelola dengan Eco Struxure IT, dan lebih dari 1.200 gardu listrik PLN dimonitor dengan dukungan dari Eco Struxure Grid,” kata Xavier.(RA)

Baca juga  Pengembangan PLTU Mulut Tambang Harus Didukung Jaminan Pasokan Batu Bara

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.