Dunia Energi Logo Minggu, 22 Oktober 2017

Sumur Melibur Berangsur Normal, PLN Dapat Pasokan Gas Kembali

Lapangan gas Melibur di Siak, Riau.

SIAK – Segala aktivitas akibat gangguan produksi minyak dan gas bumi di lapangan Melibur yang dikelola PT Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait di Siak, Riau, mulai berangsur normal. PT PLN (Persero) pun mendapatkan kembali pasokan gas, sehingga tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTGU) miliknya dapat beroperasi lagi.

Pihak EMP Malacca Strait menyatakan, sejak pagi 9 Januari 2013 kondisi mulai berangsung normal. Sebelumnya, Satuan Kerja Sementara Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) menyatakan adanya gangguan operasi produksi migas di lapangan itu. Akibatnya, segala operasi terpaksa dihentikan.

Gangguan operasi yang menyebabkan total shutdown (penghentian produksi secara keseluruhan) di Lapangan Melibur terjadi pada 8 Januari 2013 pagi jam 09.15 WIB. Hal tersebut disertai adanya unjuk rasa sebagian masyarakat di saat yang sama.

Pasokan listrik untuk produksi minyak dan gas di Lapangan Melibur terputus pada lokasi di sekitar area unjuk rasa, kemungkinan ada sabotase pada peralatan produksi di area unjuk rasa. Saat unjuk rasa terjadi, teknisi tidak dapat dikirim untuk melakukan perbaikan di lokasi kejadian karena dikhawatirkan akan mengganggu keselamatan pekerja.

Pihak keamanan diterjunkan langsung guna mewaspadai adanya kerugian materi yang lebih besar. Pihak keamanan dari Polres Siak, Polsek, dan Koramil setempat langsung diterjunkan.

Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan SK Migas, Rinto Pudyantoro yang dihubungi pada Kamis, 10 Januari 2013 menyatakan, segalanya sudah berjalan normal. Menurutnya gangguan sosial dan gangguan teknis perlu diwaspadai dalam pencapaian target produksi 2013, karena bukan tidak mungkin gangguan serupa akan terulang kembali.

Pada saat terjadi total shutdown di Lapangan Melibur terjadi kehilangan produksi sebesar 2.624 barel minyak per hari (barrel oil per day / BOPD) dan pasokan gas sebesar 0,1 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day / MMSCFD) ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terhenti.

Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih jauh dan merugikan negara dalam jumlah lebih besar, menurut Rinto kemarin telah dilakukan koordinasi dengan aparat keamanan dari Polres Siak, Polsek dan Koramil setempat.

“Ahirnya  kemarin petang  gangguan total shutdown di Lapangan Melibur yang dikelola EMP Malacca Strait mulai dapat kembali pulih secara bertahap di area MSJ-09 pada jam 19.30 WIB tanggal 8 Januari 2013. Sehingga tidak beberapa lama kemudian Melibur Plant kembali mendapatkan pasokan listrik dari Kurau. Dan akhirnya pada jam 20.15 WIB Melibur Plant dapat kembali beroperasi,” jelas Rinto.

(FWP / duniaenergi@yahoo.co.id)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)