Dunia Energi Logo Minggu, 22 Oktober 2017

Setahun Ganti Wamen Tiga Kali, Jero Wacik Merasa Cerdas

Jero Wacik.

JAKARTA – Selama setahun Jero Wacik menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah tiga kali jabatan Wakil Menteri (Wamen) ESDM berganti orang. Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata asal Pulau Dewata ini pun menilai dirinya cukup cerdas memilih pendamping .

“Satu tahun kerja sebagai menteri, saya tiga kali ganti wamen,” papar Jero, dalam Pisah Sambut Wamen ESDM yang lama Rudi Rubiandini dan Wamen ESDM yang baru Susilo Siswiutomo, di Gedung Kementerian ESDM, Selasa, 14 Januari 2013.

Sebelumnya, wamen ESDM diduduki oleh Widjajono Partowodagdo. Widjajono meninggal pada tahun lalu, 2011, dikala masih menjabat Wamen. Widjajono diganti oleh Rudi Rubiandini, mantan Deputi BP Migas. Setelah tujuh bulan 1 hari menjabat sebagai Wamen, Rudi digantikan oleh Susilo Siswoutomo.

Jero mengatakan, dirinya cerdas memilih orang-orang yang tepat seperti Rudi dan Susilo, serta almarhum Widjajono. Di sisi lain, mantan Wamen ESDM Rudi Rubiandini juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh jajaran di Kementerian ESDM atas kerjasama yang baik selama dirinya menjabat Wamen.

Tidak Ada Program Baru

Di dalam sambutan di acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Wamen ESDM, di Kementerian ESDM, Susilo Siswoutomo menyampaikan bahwa dirinya akan tetap melanjutkan kerja Wamen ESDM sebelumnya Rudi Rubiandini.

“Tidak akan ada program baru. Saya akan lanjutkan program-program Wamen yang lalu, Pak Rudi Rubiandini. Terlebih saya akan merealisasikan  program Menteri Jero Wacik,” papar Susilo.

Susilo mengaku, di dalam kerja sebelumnya dirinya telah akrab dan sering menjalin kerjasama dengan Rudi Rubiandini, sehingga program-program Wamen sebelumnya akan mudah ditangani.

Namun, dirinya mengaku, masih membutuhkan kerjasama yang baik dari banyak pihak. “Ke depannya masih memerlukan kerjasama dari banyak pihak, termasuk dari SKK Migas,” paparnya.

(FWP / duniaenergi@yahoo.co.id)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)