Dunia Energi Logo Jumat, 24 November 2017

PT Pertamina EP Presentasikan Program EOR Ke SKK Migas

Sangasanga – Direktur Operasi & Produksi PT Pertamina EP, Pribadi Mahagunabangsa Pribadi Mahagunabangsa mempresentasikan kepada Amien dan rombongan mengenai Program Enhanced Oil Recovery (EOR) kepada Kepela SKK MIgas Amien Sunaryadi . “EOR adalah salah satu strategi PT Pertamina EP untuk meningkatkan produksi ditengah kondisi migas yang sedang tidak kondusif sekarang ini” ujarnya

Lebih lanjut, Pribadi juga menjelaskan tentang metode yang digunakan dalam Program EOR tersebut. Enhance Oil Recovery (EOR) sendiri merupakan proyek untuk menunjang upaya peningkatan produksi Pertamina EP. Pertamina EP upayakan peningkatan produksi minyak di Lapangan Tanjung dengan menerapkan project waterflood.

Waterflood merupakan salah satu metode yang dilakukan pada tahap secondary recovery yang paling banyak dilakukan sampai saat ini. Metode ini dilakukan dengan menginjeksikan air yang tepat berdasarkan komposisi kimianya ke dalam reservoir. Hal ini dilakukan setelah tenaga dorong alamiah di reservoir tidak mampu lagi mendorong minyak ke permukaan, sehingga air yang diinjeksikan berguna sebagai tambahan energi pendorong tersebut.

“Penjelasan Pribadi disampaikan di sela-sela kunjungan Kepa Kepala SKK Migas, Amien Surnaryadi ke Field Sangasanga, yang merupakan wilayah Asset 5 PT Pertamina EP pada Kamis (25/6/2015). Dalam kunjungan tersebut Amien diterima oleh Direktur Operasi & Produksi PT Pertamina EP, Pribadi Mahagunabangsa dan jajaran manajemen Asset 5.

Disela kunjungannya Amien mengungkapkan ingin melihat secara langsung proses produksi di lapangan PT Pertamina EP serta mencari solusi jika terdapat masalah yang dapat menghambat produksi.Selain mengadakan dialog dengan manajemen dan pekerja PT Pertamina EP, Amien juga berkesempatan mengunjungi beberapa fasilitas produksi di Field Sangasanga.
“Tidak afdol bila sebagai Kepala SKK Migas tidak melihat kondisi langsung lapangan-lapangan migas. Saya ingin tahu apa saja hambatan-hambatan di lapangan, supaya nanti kita dapat mencarikan solusinya” kata Amin.

Field Sangasanga sudah diproduksikan sejak 1897 dan sudah beberapa kali berganti operator. Sejak Oktober 2009 Lapangan Sangasanga kembali ke PT Pertamina EP. Saat terminasi dari kontraktor sebelumnya produksi Lapangan Sangasanga hanya 4.000 Barel Per Hari, namun sejak kembali dikelola PT Pertamina EP produksi dapat ditingkatkan menjadi 7.500 Barel Per Hari. (pep)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)