Dunia Energi Logo Senin, 12 November 2018

Produksi Minyak Pertamina EP Asset 3 Capai 102% dari Target RKAP 2018

JAKARTA – Produksi minyak PT Pertamina EP Asset 3 hingga akhir September 2018 mencapai 12.408 barrel oil per day (BOPD) atau 102% dari target RKAP 2018 sebesar 12.138 BOPD. Untuk gas, produksi gas tercatat 287 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Wisnu Hindadari, General Manager Pertamina EP Asset 3, mengatakan PEP Asset 3 senantiasa bersinergi untuk meningkatkan produksi, baik minyak maupun gas. Upaya peningkatan produksi terus digiatkan melalui program well intervention.

“Upaya-upaya peningkatan produksi dapat dilakukan melalui empat kegiatan pemboran dan satu perawatan sumur di Subang Field. Serta dua pengeboran dan dua perawatan sumur di Jatibarang Field,” kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/10).

Chalid Said Salim, Direktur Operasi Pertamina EP saat Management Walkthrough, pekan lalu, juga memberikan pengarahan kepada pekerja Pertamina EP Asset 3 di lapangan agar tetap mempertahankan kinerja operasi positif.

“Kinerja positif harus dipertahankan dengan dengan tetap memperhatikan aspek HSSE sebagai prioritas,” kata dia.

Management Walkthrough merupakan agenda rutin yang dilaksanakan perusahaan dalam rangka menggiatkan kegiatan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung kinerja operasi dan memastikan penerapan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE).

Pelaksanaan MWT diawali dari Jatibarang Field dengan kunjungan ke lokasi pemboran sumur ABG-04 (ABG-A2), dan sumur produksi ABG-03. Selanjutnya, peninjauan ke Subang Field dengan mengunjungi Early Production Facility (EPF) JAS dan EPF BBS. Serta sumur produksi BBS-03, BBS-06 dan BBS-08. MWT berakhir di Tambun Field dengan kunjungan ke lokasi sumur Workover MB-04 dan SP PDM.

“Pimpinan harus yakin, bahwa pekerja rig benar-benar paham atas potensi hazard yang muncul, dan melakukan intervensi apabila terdapat hal-hal yang membahayakan,” tandas Chalid.(RA)

Baca juga  Harga Minyak Dunia Turun Jelang Pertemuan OPEC

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.