Dunia Energi Logo Sabtu, 18 November 2017

Posko Pertamina Siaga Amankan Tahun Baru

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Migas membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) mengamankan stok BBM dan LPG hingga Tahun Baru.

Posko ini beroperasi selama sehari penuh atau 24 jam. Posko Satgas bahan bakar minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) itu berada di Kantor Pusat dan seluruh Kantor Region Pertamina, dan telah dibuka sejak 22 Desember 2012 hingga 8 Januari 2013.

“Selain membentuk Posko bersama, Pertamina juga memerlukan dukungan aparat kepolisian terhadap objek vital penyaluran BBM dan LPG terutama Instalasi, Terminal BBM, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) termasuk jalur suplai kilang ke Terminal BBM dan antar Terminal BBM,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di Jakarta, Jumat, 28 Desember 2012.

Hanung menambahkan, Pertamina juga membutuhkan dukungan DLLAJR dan Satgas Badan Geologi untuk menghadapi kendala-kendala, seperti daerah rawan macet, longsor, perbaikan jalan rusak, dan area keluar masuk ke fasilitas BBM dan LPG.

Selama Posko Satgas Bersama beroperasi, lanjut Hanung, SPBU dan outlet LPG (SPBU, Indomart dan Alfamart) juga akan beroperasi 24 jam, khususnya di jalur-jalur wisata. Pertamina juga telah berkoordinasi dengan perbankan, agar tetap membuka kas untuk menerima setoran BBM di hari libur tertentu.

Terkait dengan kuota BBM PSO 2013, Hanung mengatakan Pertamina telah mendapatkan alokasi 45,01 juta kiloliter dengan rincian 29,03 juta kiloliter Premium, 1,7 juta kiloliter Kerosene, dan 14,28 juta kiloliter Solar. “Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan BBM PSO 2013 dengan tepat sasaran,” tambah Hanung.

Sebelumnya diberitakan, stok BBM dan LPG pada momen tahun baru kali ini dinyatakan aman. Menurut pihak Pertamina, ketahanan stok BBM nasional dalam posisi di atas 20 hari. Stok Premium dalam posisi aman 16 hari, Pertamax 66 hari, Solar 22 hari, Avtur 25 hari, sedangkan LPG di level 13 hari.

(CR – 1 / duniaenergi@yahoo.co.id)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)