Dunia Energi Logo Jumat, 17 November 2017

PLN Operasikan Saluran Tegangan Tinggi Gandul-Serpong

JAKARTA – PT PLN (Persero) berhasil merampungkan pekerjaan proyek  Saluran Udara Tegangan Tinggi ( SUTT ) di Gandul – Serpong (50 tower) yang merupakan bagian dari subsistem kelistrikan Gandul – Muara Karang. SUTT sepanjang  17,18 kilo meter sirkit (kms), jaringan ini akan memasok listrik untuk wilayah Jakarta Selatan, Bintaro , Bogor Utara, Tangerang Selatan serta memperkuat subsistem Gandul- Muara Karang.

Sub sistem ini menyangga kebutuhan listrik sebesar 1.800 Mega Watt (beban puncak pada siang hari). Sementara beban puncak Jakarta pada siang hari sekitar 6.900 MW.Proses energize atau uji coba tegangan pada kedua sirkit jaringan transmisi dilakukan pada Rabu 16 Desember 2015 pukul 21.00WIB. Dengan energize kedua sirkit praktis SUTT Gandul-Serpong ini bisa beroperasi sempurna dan siap mengalirkan listrik ke pelanggan.

E Haryadi, General Manager PLN Pusat Pengatur Beban Jawa Bali, mengatakan PLN telah melakukan proses energize, disamping juga terus melakukan pengawasan terhadap SUTT Gandul-Serpong untuk memastikan transmisi berjalan dengan baik.

Pembangunan tower SUTT Gandul- Serpong ini sangat dibutuhkan, mengingat kebutuhan listrik di Jabodetabek yang semakin meningkat. Dengan berfungsinya SUTT Gandul- Serpong otomatis Subsistem Gandul – Muara Karang akan semakin handal.

“SUTT ini sangat diperlukan agar  daya mampu dari sistem interkoneksi Jawa Bali bisa tersalurkan dengan baik ke para pelanggan, mengingat tingginya angka permintaan daya listrik di daerah ini,” ungkap Haryadi.

SUTT Gandul – Serpong akan dilewati listrik 150 kilo Volt (kV). Secara langsung transmisi ini akan meningkatkan keandalan suplai ke Gardu Induk Petukangan yang sebelumnya hanya di dukung oleh sistem Gandul – Petukangan, saat ini bertambah menjadi Gandul -Serpong – Petukangan.Sementara itu dalam waktu yang bersamaan PLN juga sedang meningkatkan tambahan suplai ke Subsistem Gandul melalui proyek penambahan IBT (Interbus Trafo) 500/150 kV 500 MVA yang diharapkan bisa beroperasi pada akhir 2016. (AT)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)