Dunia Energi Logo Minggu, 22 Oktober 2017

MEDC Naikkan Harga Gas ke PGN dan Meppogen

Lapangan gas Medco E&P.

JAKARTA – Tahun ini PT Medco Energi Internasional Tbk berhasil menaikkan harga gas ke dua pembelinya, yakni PT PGN (Persero) Tbk dan PT Meppogen. Untuk 2013, emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan kode MEDC ini menaikkan harga jual gasnya menjadi USD 7,11 per MMBTU.

Kenaikan harga jual gas MEDC ke PGN disepakati melalui amandemen (perubahan) kontrak jual beli gas, antara PT Medco E&P Indonesia (anak usaha MEDC) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam arena pameran dan konferensi IndoGas 2013 di Jakarta Convention Centre, Senin, 21 Januari 2013.

Disepakati bahwa untuk 2013, harga jual gas Medco E&P ke PGN menjadi USD 7,11 per Million Million British Thermal Unit (MMBTU). Naik dari harga sebelumnya sebesar USD 4,69 per MMBTU, dengan faktor eskalasi 3% per tahun.

Saat ini pasokan gas ke PGN sebesar 20 Billion British Thermal Unit (BBTU) per hari. Pasca amandemen kontrak, volume pasokan gas Medco E&P ke PGN per hari akan tetap sama. Namun volume total pasokan gas Medco E&P ke PGN naik 50% menjadi 41.900 BBTU.

Pada saat yang sama, Medco E&P juga melakukan penandatanganan amandemen kontrak penjualan gas dengan PT Meppogen. Amandemen kontrak berisi kesepakatan penambahan pasokan gas dari Medco E&P ke Meppogen menjadi 17,3 BBTU per hari.

Selain itu, Medco E&P dan Meppogen juga menyepakati kenaikan harga jual gas, dari sebelumnya USD 2,3 per MMBTU menjadi USD 6,5 per MMBTU di 2013. Dari dua kontrak amendemen ini, MEDC memperkirakan mendapatkan tambahan bagi hasil di atas USD 21 juta.

“Kontrak-kontrak yang ditandatangani ini akan memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan kepada Pemerintah Indonesia, dan juga memberikan tingkat keuntungan yang lebih besar bagi pemegang saham kami,” tutur Presiden Direktur & CEO MEDC, Lukman Mahfoedz.

Medco Energi (MEDC) adalah perusahaan publik energi terpadu dengan fokus dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi. Emiten ini memiliki operasi di Indonesia, termasuk diantaranya 10 blok minyak dan gas, memelihara hak kepemilikan di tiga blok, dan memiliki partisipasi ekonomi di sebuah lapangan eksplorasi.

Di luar negeri, MEDC beroperasi di Oman, Yaman, Libya dan Teluk Meksiko di Amerika Serikat. MEDC juga mengoperasikan beberapa pembangkit listrik tenaga gas dan uap, untuk memasok tenaga listrik ke PT PLN (Persero), memproduksi Liquefied Petroleum Gas (LPG), bioetanol, dan batubara, serta terlibat dalam perdagangan dan distribusi High Speed Diesel (HSD).

(Abraham Lagaligo/abrahamlagaligo@gmail.com)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)