Dunia Energi Logo Jumat, 18 Januari 2019

Kerek Produksi ke Level 18.000 BOPD, PEP Asset 4 Anggarkan Rp2,7 Triliun

SURABAYA– PT Pertamina EP, melalui salah satu unit bisnisnya, Pertamina EP Asset 4, mengalokasikan dana total US$ 190,95 juta atau setara Rp 2,7 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS) untuk meningkatkan produksi minyak dan gas sepanjang 2019. Besaran dana tersebut dialokasikan sebesar US$ 47,9 juta untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan US$143,05 juta biaya operasi (operational expenditure/opex).

“Capex tahun ini dialokasikan untuk biaya pemboran, workover, pembangunan fasilitas produksi, dan pemenuhan fasilitas, dan peralatan HSSE sedangkan opex untuk biaya operasional rutin perawatan sumur yang off, handling crude/gas, perawatan peralatan, sertifikasi pekerja, sertifikasi peralatan, dan biaya upah pekerja,” ujar Agus Amperianto, General Manager Pertamina EP Asset 4, dalam keterangan tertulis yang diterima Dunia-Energi, Minggu (13/1).

Agus Amperianto, General Manager Pertamina EP Asset 4. (Foto: Dudi Rahman/Dunia-Energi)

Pertamina EP (PEP) Asset 4 memproyeksikan produksi minyak dalam Work Plan and Budget (WP&B) sebesar 18.478 barel per hari (BOPD) dan gas 168,80 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Pada 2018, PEP Asset 4 membukukan produksi (SOT) minyak rata-rata sebesar 14.321 barrel oil per day (BOPD) dan gas 179,62 MMSCFD. Capaian produksi ini lebih tinggi dibandingkan target awal produksi minyak 2018 sebesar 14.032 BOPD maupun realisasi 2017 sebesar 13.096 BOPD serta gas sebesar 169,93 MMSCFD pada proyeksi awal 2018 dan realisasi 2017 sebesar 143,96 MMSCFD.

“Sama seperti tahun lalu, Sukowati tetap akan jadi andalan produksi minyak. Tahun ini kami proyeksikan Sukowati memproduksi minyak 11.838 BOPD dengan target produksi gas 12,30 MMSCFD. Sedangkan gas Donggi-Matindok diproyeksikan memberi kontribusi terbesar, yaitu sebesar 87,07 MMSCFD dan kondensat 629 BOPD,” jelas Agus.

Baca juga  Freeport Sepakat Perundingan Perpanjangan Kontrak Tuntas April 2018

Demi mencapai target tersebut, lanjut Agus, PEP Asset 4 mempersiapkan sejumlah rencana kerja di sektor operasi-prouksi. Selain pemboran tiga sumur produksi di Cepu Field dan satu sumur injeksi di Sukowati Field, PEP Asset 4 juga melakukan workover delapan sumur di Poleng Field, dan 132 kegiatan well intervention. “Kami juga ada 150 kegiatan well service selain maintenance secara berkala untuk mencegah unplanned shut down,” ujarnya.

PEP Asset 4 memiliki lima lapangan (field) yang tersebar di empat provinsi di Tanah Air. Ke lima field tersebut adalah Cepu Field di Kabupaten Blora Jawa Tengah; Sukowati Field di Kabupaten Bojonegoro dan Poleng Field di Kabupaten Gresik, Jawa Timur; Donggi-Matindok Field di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah; dan Papua Field di Kabupaen Sorong, Papua Barat. (DR)

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.