Dunia Energi Logo Jumat, 15 Desember 2017

JOB Pertamina Medco Tomori Pasok Gas Untuk Panca Amara Utama

Lapangan gas Senoro – Toili di Sulawesi Tengah.

JAKARTA – Operator Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Senoro – Toili, yakni Joint Operating Body (JOB) Pertamina Medco Tomori Sulawesi hari ini, Senin, 21 Januari 2013, telah menandatangani kontrak untuk memasok gas ke pabrik amoniak PT Panca Amara Utama (PAU).

Penandatanganan kontrak antara JOB Pertamina Medco Tomori dan PAU dilakukan dalam arena Konferensi dan Pameran IndoGas 2013 di Jakarta Convention Centre, disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.

Dalam kontrak itu disepakati, Pertamina Medco Tomori Sulawesi, sebagai operator WK Migas Blok PSC Senoro – Toili di Sulawesi Tengah, akan memasok gas ke pabrik amoniak milik PAU sebanyak 55 Million Million Standart Cubic Feet (MMSCF) per hari, dengan harga gas yang diindeks pada harga amoniak internasional.

Dengan harga amoniak di bulan Desember 2012 sekitar USD 720 per ton, maka PAU akan membeli gas dari JOB Pertamina Medco Tomori pada harga USD 8,44 per Million Million British Thermal Unit (MMBTU). Periode kontrak penjualan gas adalah dari 2015 hingga 2027.

Presiden Direktur & CEO PT Medco Energi Internasional Tbk, Lukman Mahfoedz yang hadir dalam  penandatanganan kontrak itu mengatakan, proyek Senoro Upstream saat ini sedang dikembangkan dengan target siap memasok gas ke kilang Donggi Senoro LNG di akhir 2014.

Sedangkan pasokan gas ke PAU, kata Lukman, akan dimulai pada kuartal pertama 2015. Total nilai kontrak PAU diperkirakan lebih dari USD 2,6 miliar, di mana bagian pemerintah sekitar USD 1,3 miliar dan kontraktor PSC Senoro sekitar USD 820 juta.

Kemitraan JOB PT Pertamina Medco Tomori Sulawesi terdiri dari Pertamina Hulu Energi (50% kepemilikan), MedcoEnergi (30%), dan Tomori E&P Limited (20%).

Medco Tambah Pasokan Gas Domestik

Pada kesempatan yang sama, Medco juga menandatangani amandemen (perubahan) kontrak jual beli gas dengan dua perusahaan di Indonesia, yakni PT PGN (Persero) Tbk dan PT Meppogen. Selain volume pasokan yang ditambah, harga jual gas juga disesuaikan. (Lihat:  http://www.dunia-energi.com/medc-naikkan-harga-gas-ke-pgn-dan-meppogen/)

Dengan PGN, Medco sepakat menambah volume pasokan gas sebanyak 50% dari sebelumnya, menjadi 41.900 Billion British Thermal Unit (BBTU) mulai 2013. Sedangkan dengan Meppogen, Medco sepakat menambah pasokan gas  menjadi 17,3 BBTU.

Tambahan volume baru ini didapatkan dari gas yang dihasilkan di Blok PSC South & Central Sumatra yang akan digunakan untuk membangkitkan listrik untuk keperluan domestik. Dengan begitu, tahun ini Medco kembali menambah pasokan gasnya untuk keperluan domestik (di dalam negeri).

“Saya gembira Perseroan kami dapat semakin memperkuat pasokan gas ke domestik melalui keberhasilan menggarap lapangan gas di Senoro dan Sumatra Selatan, dan juga harga yang disepakati berdasarkan kondisi pasar saat ini,” kata Lukman.

(Abraham Lagaligo/abrahamlagaligo@gmail.com)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)