Dunia Energi Logo Minggu, 24 Juni 2018

Harga Batubara Acuan Mei 2016 Turun 2,1%

JAKARTA – Setelah dua bulan berturut-turut Harga Batubara Acuan (HBA) naik, yakni pada periode Maret dan April 2016, pada periode Mei HBA kembali turun. HBA untuk penjualan langsung (spot) yang berlaku tanggal 1 Mei 2016 hingga 31 Mei 2016 pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB vessel) sebesar US$ 51,20 per ton, turun 2,1% dibanding April sebesar US$52,32 per ton.

Jika dibanding periode Mei 2015 sebesar US$ 61,08 (year on year), HBA Mei 2016 turun signifikan sebesar US$9,88 atau turun 16,2%, seperti dikutip situs Direktorat Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Rabu (25/5).

Nilai HBA adalah rata-rata dari 4 indeks harga batubara yang umum digunakan dalam perdagangan batubara yaitu: Indonesia Coal Index, Platts59 Index, New Castle Export Index, dan New Castle Global Coal Index.

HBA menjadi acuan harga batubara pada kesetaraan nilai kalor batubara 6.322 kkal/kg Gross As Received (GAR), kandungan air (total moisture) 8%, kandungan sulphur 0,8% as received (ar), dan kandungan abu (ash) 15% ar.

Berdasarkan HBA selanjutnya dihitung Harga Patokan Batubara (HPB) yang dipengaruhi kualitas batubara yaitu: nilai kalor batubara, kandungan air, kandungan sulphur, dan kandungan abu sesuai dengan merek dagang utama batubara atau brand yang disebut dengan HPB Marker. HPB Marker terdiri dari 8 brand batubara yang sudah umum dikenal dan diperdagangkan.(AT)

 

Baca juga  Pabrik Feronikel Antam di Halmahera Timur Dijadwalkan Beroperasi Juli 2019

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.