Dunia Energi Logo Senin, 20 November 2017

ANTM Kucurkan Rp 35 Miliar Untuk Bangun RSUD di Kendari

Direktur Utama ANTM, Tato Miraza (kiri) dan Sekda Pemprov Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, usai menandatangani MoU pemberian dana bantuan CSR bidang kesehatan sebesar Rp 35 miliar untuk pembangunan RSUD Bahteramas di Kendari.

Direktur Utama ANTM, Tato Miraza (kiri) dan Sekda Pemprov Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, usai menandatangani MoU pemberian dana bantuan CSR bidang kesehatan sebesar Rp 35 miliar untuk pembangunan RSUD Bahteramas di Kendari.

JAKARTA – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk terus meningkatkan sumbangsihnya bagi masyarakat di lingkar wilayah operasinya. Masuk awal 2014, perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan kode ANTM ini, mengucurkan Rp 35 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam rangka menyampaikan bantuan tersebut, ANTM dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menyepakati sebuah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang pemberian dana bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) untuk masyarakat Sultra sebesar Rp 35 miliar.

Nota Kesepahaman itu ditandatangani oleh Direktur Utama ANTM, Tato Miraza dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2014.

Dana bantuan CSR itu, kata Tato, akan dialokasikan untuk pembangunan sarana utama dan pendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas di Kendari, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Sejauh ini, ANTM dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara kontinu melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program terdahulu yang dibiayai dari dana CSR perusahaan,” jelas Tato.

Ia menambahkan, program ini merupakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, untuk turut serta membangun daerah, serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk di sekitar wilayah tambang dimana ANTM beroperasi.

Seperti diketahui, salah satu produk ANTM adalah nikel dan feronikel yang antara lain ditambang serta diolah di Sultra. Dua tambang nikel di Sultra adalah di Pomalaa dan Tapunopaka. Sedangkan pabrik pengolahan ANTM yakni FeNi I sampai III berada di Pomalaa.

(Abraham Lagaligo / abrahamlagaligo@gmail.com)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)