Dunia Energi Logo Senin, 20 November 2017

ANTM – Freeport Kaji Bersama Kelayakan Bangun Smelter Tembaga di Indonesia

Gerbang masuk ke site pertambangan Antam.

Gerbang masuk ke site pertambangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

JAKARTA – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk mengukir sejarah penting pengelolaan mineral tambang di dalam negeri. Perusahaan negara yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan kode ANTM ini menjalin kerjasama dengan salah satu grup perusahaan tambang terbesar di dunia, PT Freeport Indonesia, untuk mengkaji kelayakan pembangunan smelter peleburan tembaga di dalam negeri.    

Kerjasama ANTM – Freeport ini diwujudkan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama ANTM, Tato Miraza dan Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto di Jakarta, Selasa, 11 Februari 2014.

Lewat MoU ini, ANTM dan Freeport akan bekerjasama untuk mengevaluasi kelayakan pembangunan proyek peleburan tembaga, guna mendukung amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) dalam meningkatkan dan mengoptimalkan nilai tambah mineral tambang, melalui pengolahan dan pemurnian di dalam negeri.

“Kami akan bekerja bersama-sama untuk mengevaluasi kelayakan teknis, ekonomi, dan komersial dari suatu peleburan tembaga baru maupun fasilitas-fasilitas terkait lainnya untuk pengolahan hilirisasi lebih lanjut dari produk-produk peleburan,” jelas Tato Miraza.

Terkait dengan hilirisasi komoditas tambang, saat ini ANTM tengah melakukan proses commissioning (uji coba) pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) di Tayan, Kalimantan Barat. Selain itu, ANTM tengah mengembangkan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa dan proyek Feronikel Halmahera Timur, serta tengah mengkaji hasil studi kelayakan dan menseleksi mitra strategis dalam proyek Smelter Grade Alumina (SGA) Mempawah dan proyek Nickel Pig Iron.

Sementara Freeport Indonesia saat ini mengoperasikan tambang emas dan tembaga Grasberg di Papua. Tambang Freeport ini termasuk yang cadangannya paling besar di dunia. Kerjasama dua raksasa tambang ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi yang luar biasa BUMN dan swasta dalam membangun kemajuan pertambangan Indonesia.

(Abraham Lagaligo / abrahamlagaligo@gmail.com)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)