Dunia Energi Logo Minggu, 22 Oktober 2017

Antam Gandeng Pegadaian Jual Emas Bersertifikat LBMA

emas batangan

Emas batangan produksi Logam Mulia Antam.

JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali membuat terobosan bisnis. Perusahaan tambang milik negara ini menggandeng sesama BUMN, PT Pegadaian (Persero) untuk kerjasama jual beli emas batangan bersertifikat London Bullion Market Association (LBMA).

Dalam kerjasama ini, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam akan menyediakan emas batangan bersertifikat LBMA untuk Pegadaian, sesuai dengan harga harian yang berlaku. Emas bersertifikat LBME itu kemudian dijual kembali oleh Pegadaian, melalui gerai-gerainya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Antam, Alwinsyah Lubis mengatakan, dengan kerjasama ini Antam dapat terus meningkatkan penjualan dan distribusi emas batangan ke pelosok Indonesia, dengan bantuan Pegadaian yang memiliki gerai di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh Antam.

Menurutnya, Pegadaian saat ini merupakan salah satu pelanggan terbesar produk emas batangan Logam Mulia yang diproduksi Antam. Sejak awal pembelian di pertengahan 2010, Pegadaian mencatat angka pembelian sebesar 147 kilogram emas.

“Jumlah pembelian itu kemudian mengalami lonjakan di 2011, hingga mencapai kurang lebih 1 ton emas. Dari awal hingga pertengahan 2012, Pegadaian telah membeli kurang lebih 1,2 ton emas Antam,” ujar Alwin di Jakarta, Selasa, 12 September 2012.

Alwin menambahkan, terus meningkatnya pembelian dari Pegadaian dari tahun ke tahun, mengindikasikan adanya peningkatan demand (permintaan) emas batangan Logam Mulia Antam di masyarakat.

“Kerjasama ini merupakan bukti nyata dari penerapan sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tentunya akan memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholders BUMN,” tandasnya.

Alwin menuturkan, penandantanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerjasama Antam dan Pegadaian itu sendiri, telah dia teken bersama Direktur Utama Pegadaian, Suwhono pada Sabtu, 8 September 2012. Sekretaris Kementerian BUMN, Wahyu Hidayat turut menyaksikan penandatanganan tersebut. (Abdul Hamid/duniaenergi@yahoo.co.id)

 

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)