Dunia Energi Logo Selasa, 17 Juli 2018

AKR Corporindo Beri Bantuan 50 Alat Navigasi untuk Nelayan Demak

JAKARTA – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyerahkan bantuan 50 unit alat navigasi ke nelayan di Kabupaten Demak, Rembang, Brebes, dan Tegal. Bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh Kepala Cabang AKR Semarang Sri Widjajanti dan Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo kepada Kelompok Nelayan.

Sri Widjajanti berharap dengan diperkenalkannya Sistem Navigasi Nelayan kepada para nelayan di Jawa Tengah, mereka dapat memperoleh informasi terkini tentang daerah penangkapan ikan, menghemat waktu dan BBM dalam proses penangkapannya, memasarkan hasil tangkapannya dengan harga yang baik. “Dengan demikian, nelayan Jawa Tengah memiliki pendapatan yang optimal,” ujar Sri dalam keterangan tertulis yang diterima Dunia-Energi.

Ganjar mengatakan dalam membangun Jawa Tengah, salah satu misi pemerintah adalah terwujudnya keinginan, amanat, sekaligus mengentaskan kemiskinan masyarakat nelayan Jawa Tengah. Dalam menangkan ikan, sebagian besar nelayan di Jawa Tengah masih menghadapi keterbatasan dari kemampuan nelayan dalam penggunaan teknologi penangkapan ikan serta adanya perubahan iklim dan tinggi gelombang laut, yang berujung pada ancaman ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Sistem Navigasi Nelayan (SNN) adalah sistem aplikasi berbasis android yang dapat membantu nelayan dalam menentukan daerah penangkapan ikan, mengetahui cuaca, dinamika laut, dan harga ikan. Dengan menggunakan sistem navigasi ini, nelayan langsung dapat menuju lokasi tangkapan ikan sehingga dapat menghemat BBM hingga 60%, ikan hasil tangkapan lebih segar karena waktu penangkapan lebih singkat, dan harga ikan menjadi lebih kompetitif.

AKR Corporindo telah memiliki 135 SPBU untuk menunjang aktifitas perdagangan dan distribusi produk-produk BBM. AKR juga sudah menggandeng Koperasi untuk mengelola SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan). Sejak berdiri, SPBN AKR sudah membantu pemerintah dalam mendistribusikan BBM solar bersubsidi bagi nelayan nelayan yang membutuhkan. (RA)

Baca juga  Harga Internasional Murah, Pemerintah Diminta Kaji Impor LNG untuk Industri

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.