Dunia Energi Logo Minggu, 19 November 2017

Robert Schroeder Gantikan Posisi Maroef di Freeport Indonesia

JAKARTA – Freeport-McMoRan Inc, perusahaan pertambangan asal Amerika Serikat menunjuk Robert Schroeder sebagai menjalankan tugas dan tanggung jawab Presiden Direktur PT Freeport Indonesia menggantikan Maroef Sjamsoeddin.

Richard Adkerson, Presiden and Chief Executive Officer Freeport-McMoRan, mengatakan Maroef Sjamsoeddin mengundurkan diri dengan alasan pribadi, dan perusahaan menerima pengunduran dirinya.

“Kami masih dalam proses mengidentifikasi presiden director baru untuk Freeport Indonesia. Untuk sementara, Robert Schroeder — saat ini director and executive vice president — akan menjalankan tugas-tugas tanggung jawab manajemen Pak Maroef,” ungkap Adkerson dalam memonya.

Selain itu, Adkerson juga menunjuk Clementino Lamury, Director and Executive Vice President Freeport Indonesia sebagai wakil Freeport dalam perundingan dengan Pemerintah Indonesia. Freeport saat ini masih terus melakukan negosiasi terkait akan berakhirnya kontrak karya pada 2021. Serta divestasi 10,64% saham dari total 30% saham yang diwajibkan untuk dilepas Freeport ke pihak Indonesia.

“Rob (maksudnya Robert Schroeder) dan Clementino akan terus berkoordinasi dengan saya,” tulis Adkerson.

Sementara itu, Maroef dalam memonya kepada seluruh karyawan Freeport Indonesia, Senin, mengatakan dengan berakhirnya masa kontrak selama satu tahun sebagai karyawan pada posisi jabatan sebagai Presiden Direktur Freeport Indonesia dan tawaran perpanjangan kontrak dari pimpinan Freeport-McMoRan, dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri.

“Kesempatan ini juga saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua pihak,” kata Maroef.

Freeport-McMoran mencatat pendapatan US$ 1,65 miliar sepanjang enam bulan pertama 2015 dari penjualan emas dan tembaga produksi tambang Grasberg di Papua yang dioperasikan Freeport Indonesia. Pendapatan Freeport pada semester I 2015 tercatat naik 50% dibanding realisasi periode yang sama 2014 sebesar US$ 1,09 miliar. (EA/AT)

 

 

 

 

 

 

 

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)